Sunday 13-09-2026

Rp1,2 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah NTT, SDN Mboeng Jadi Salah Satu Prioritas

  • Created Sep 13 2026
  • / 4 Read

Rp1,2 Triliun untuk Revitalisasi Sekolah NTT, SDN Mboeng Jadi Salah Satu Prioritas

Pemerintah memastikan SD Negeri Mboeng di Desa Kaju Wangi, Kecamatan Elar, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, masuk dalam Program Revitalisasi Satuan Pendidikan 2026. Kepastian tersebut disampaikan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada 9 September 2026 setelah kondisi sejumlah ruang belajar di sekolah tersebut mendapat perhatian publik. Langkah ini menjadi bagian dari penanganan lebih luas terhadap sarana pendidikan di NTT yang masih menghadapi keterbatasan infrastruktur.

Direktur Sekolah Dasar Kemendikdasmen Moch Salim Somad mengatakan pemerintah telah turun langsung melihat kondisi SDN Mboeng untuk memastikan kebutuhan perbaikannya. Sekolah tersebut memiliki ruang kelas yang mengalami kerusakan berat dan masih menggunakan empat ruang kelas darurat. Penanganan diarahkan pada perbaikan ruang yang rusak berat maupun bangunan darurat agar kegiatan belajar dapat berlangsung lebih aman dan nyaman.

Penanganan SDN Mboeng merupakan bagian dari kebijakan yang jauh lebih besar. Pada 2026, sebanyak 1.487 satuan pendidikan di NTT menjadi sasaran revitalisasi dengan alokasi Rp1.208.684.805.539. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti menyebut NTT menjadi salah satu wilayah prioritas karena masih terdapat sekolah di kawasan terdepan, tertinggal, dan terluar yang membutuhkan peningkatan fasilitas. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT Ambrosius Kodo juga menyatakan pemerintah provinsi akan mendukung dan mengawal program tersebut di tengah kemampuan fiskal daerah yang terbatas.

Pemerintah juga menegaskan bahwa peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya dilakukan melalui satu jenis intervensi. Revitalisasi bangunan berjalan bersama digitalisasi pembelajaran dan peningkatan kapasitas guru. Dirjen PAUD Dikdas PNFI Gogot Suharwoto menyatakan ruang belajar yang aman dan akses terhadap pembelajaran berbasis teknologi sama-sama menjadi hak siswa. Pada 2025, program digitalisasi telah menjangkau 8.985 satuan pendidikan di NTT dengan dukungan lebih dari Rp297,27 miliar.

Kondisi SDN Mboeng menunjukkan pentingnya koordinasi agar pembangunan fisik, penyediaan listrik, serta perangkat pembelajaran dapat saling mendukung. Respons pemerintah melalui verifikasi lapangan dan penetapan sekolah dalam program revitalisasi menjadi langkah konkret untuk memperbaiki kekurangan tersebut. Tantangan berikutnya adalah memastikan pekerjaan selesai tepat sasaran serta dukungan infrastruktur dasar tersedia sehingga seluruh fasilitas pendidikan benar-benar dapat dimanfaatkan siswa.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First