Capaian 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, Tetap On The Track
- Created Oct 26 2026
- / 51 Read
Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa pemerintahannya berada di jalur yang benar dalam menjalankan berbagai program strategis nasional selama dua tahun pertama kepemimpinannya. Sejumlah kebijakan prioritas, mulai dari swasembada pangan, penguatan Danantara, hingga penerapan ekspor satu pintu, dinilai menjadi langkah penting untuk menjaga kepentingan nasional sekaligus memperkuat kemandirian bangsa. Penegasan tersebut disampaikan Presiden dalam Sidang Kabinet Paripurna (SKP) Dua Tahun Pertama Pemerintahan Kerja Nyata untuk Negeri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu, 21 Oktober 2026.
Presiden Prabowo menekankan bahwa berbagai kebijakan strategis tersebut harus menjadi landasan bagi pemerintah untuk terus bekerja dengan penuh keyakinan. Menurutnya, capaian yang telah diraih perlu menjadi motivasi untuk melanjutkan agenda pembangunan nasional tanpa kehilangan kepercayaan diri. “Begitu banyak keberhasilan kita. Jadi saya minta, jangan kita minder lagi. Kita, we are on the right track,” tegas Prabowo. Ia mengingatkan bahwa setiap kebijakan yang dijalankan pemerintah pada dasarnya diarahkan untuk menjaga keselamatan, kepentingan, dan masa depan bangsa Indonesia.
Salah satu program yang mendapat perhatian khusus Presiden adalah Makan Bergizi Gratis (MBG), yang dipandang sebagai investasi strategis bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Untuk memastikan program tersebut berjalan sesuai tujuan, pemerintah melakukan pembenahan internal sekaligus penindakan terhadap berbagai dugaan penyimpangan. Presiden mengungkapkan bahwa 13 orang telah ditetapkan sebagai tersangka, 203 orang diperiksa Kejaksaan Agung, 353 orang diberhentikan dengan tidak hormat, serta 2.600 orang masih dalam proses pemeriksaan Inspektorat Badan Gizi Nasional (BGN). Langkah tersebut menunjukkan bahwa pengawasan dan penegakan aturan menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program prioritas nasional.
Prabowo meminta seluruh jajaran terkait tidak ragu mengambil tindakan tegas apabila ditemukan pelanggaran dalam pelaksanaan MBG. Ia menegaskan bahwa program yang menyangkut pemenuhan gizi anak-anak Indonesia harus dijalankan dengan standar dan integritas yang tinggi. “Jangan ragu-ragu. Pecat, bersihkan, sampai bersih. MBG ini strategis dan sangat penting untuk masa depan anak-anak kita,” ujarnya. Penegasan tersebut sekaligus menempatkan perbaikan tata kelola, pengawasan, dan akuntabilitas sebagai faktor penting untuk menjaga keberlanjutan program.
Di sektor ekonomi kerakyatan, Presiden mengapresiasi perkembangan 10 ribu Koperasi Desa Merah Putih yang telah beroperasi. Keberadaan koperasi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat aktivitas ekonomi di tingkat desa serta memperluas peluang masyarakat untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi produktif. Sementara itu, pemerintah juga mencatat perkembangan program pembangunan infrastruktur dasar, termasuk bedah rumah yang telah mencapai sekitar 440 ribu unit dan renovasi hampir 90 ribu sekolah. Capaian tersebut mencerminkan perhatian pemerintah terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam penyediaan hunian yang lebih layak dan peningkatan kualitas sarana pendidikan.
Dalam bidang konektivitas wilayah, pembangunan jembatan menjadi salah satu program yang turut disoroti Presiden. Melalui Satuan Tugas Jembatan, pemerintah telah mempercepat pembangunan sekitar 5 ribu jembatan yang menghubungkan kurang lebih 12 ribu desa. Infrastruktur tersebut diharapkan dapat membantu mengatasi hambatan mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang, serta meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan, kesehatan, dan kegiatan ekonomi. Presiden secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Satgas Jembatan yang dipimpin Maruli atas perkembangan pembangunan tersebut.
Pemerintah juga terus mendorong penguatan layanan kesehatan melalui pembangunan rumah sakit daerah. Presiden Prabowo menyampaikan bahwa pembangunan 66 rumah sakit daerah telah dianggarkan, dengan 22 rumah sakit di antaranya telah selesai dibangun. Selain infrastruktur kesehatan, pemerintah mempercepat pengembangan mal pelayanan publik dan digitalisasi pemerintahan untuk meningkatkan efektivitas pelayanan kepada masyarakat. Digitalisasi juga diarahkan untuk mendukung penyaluran bantuan sosial agar lebih tepat sasaran, sekaligus memperkuat kualitas tata kelola administrasi pemerintahan.
Menjelang penutupan arahannya, Presiden Prabowo menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran kabinet atas dukungan dan kerja sama selama dua tahun pemerintahan. Ia juga mengapresiasi para tokoh nasional yang bergabung dalam Dewan Pertimbangan Presiden, di antaranya Chairul Tanjung, Wiranto, dan Hatta Rajasa. Menurut Presiden, keterlibatan berbagai tokoh nasional tersebut merupakan kehormatan sekaligus cerminan semangat persatuan dalam mendukung jalannya pemerintahan. Apresiasi tersebut menegaskan pentingnya kerja sama lintas elemen dalam menghadapi tantangan pembangunan yang semakin kompleks.
Presiden Prabowo menekankan bahwa persatuan dan soliditas seluruh unsur pemerintahan merupakan modal penting untuk menjaga kesinambungan pembangunan nasional. Berbagai capaian selama dua tahun pertama, menurutnya, harus menjadi penyemangat untuk terus meningkatkan kinerja, memperbaiki kelemahan, dan mempercepat pelaksanaan program prioritas. Dengan penguatan pengawasan, perbaikan tata kelola, serta konsistensi pelaksanaan kebijakan, pemerintah diharapkan mampu memastikan bahwa program strategis nasional memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Penegasan bahwa pemerintah berada di jalur yang benar sekaligus menjadi dorongan agar seluruh jajaran tetap fokus pada tujuan pembangunan dan kepentingan bangsa.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















