Sunday 26-04-2026

Tingkatkan Kepercayaan Publik, Badan Gizi Nasional Perkuat Standar Higienitas dan Akuntabilitas Digital

  • Created Mar 13 2026
  • / 999 Read

Tingkatkan Kepercayaan Publik, Badan Gizi Nasional Perkuat Standar Higienitas dan Akuntabilitas Digital

Badan Gizi Nasional (BGN) menunjukkan komitmen tanpa kompromi dalam menjaga kualitas Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan melakukan penertiban ketat terhadap satuan pelayanan yang belum memenuhi standar kesehatan. Langkah tegas ini mendapatkan apresiasi luas, termasuk dari pemerintah daerah Jawa Timur yang mendukung penghentian sementara operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Tindakan ini dipandang sebagai bentuk perlindungan nyata bagi para siswa guna memastikan setiap makanan yang disajikan benar-benar aman, bersih, dan bergizi tinggi.

 

Ketua Satgas Makan Bergizi (MBG) Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menekankan bahwa standar higienitas adalah pilar utama yang tidak bisa ditawar. Proses pendaftaran sertifikasi SLHS kini terus dipacu bagi ratusan unit layanan di wilayah Jawa Timur agar sesuai dengan kualifikasi yang ditetapkan Direktorat Pemantauan dan Pengawasan BGN. Penertiban ini bukan bertujuan menghambat program, melainkan untuk melakukan kalibrasi ulang agar seluruh dapur produksi memiliki kompetensi profesional dalam mengelola asupan nutrisi nasional sesuai regulasi kesehatan yang berlaku.

 

Seiring dengan penguatan standar fisik, pemerintah juga melakukan lompatan besar dalam tata kelola administrasi dengan meluncurkan sistem E-Learning dan Aplikasi Pelaporan Keuangan khusus SPPG. Inovasi digital ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara BGN dan Kementerian Keuangan untuk memastikan setiap rupiah anggaran negara dikelola secara transparan. Dengan sistem pelaporan yang terintegrasi, seluruh aktivitas finansial dalam Program MBG dapat dipantau secara real-time, sehingga potensi penyimpangan dapat diminimalisir sejak dini melalui sistem yang akuntabel.

 

Peluncuran platform digital ini juga disertai dengan bimbingan teknis intensif bagi para pengelola keuangan di tingkat lapangan. Langkah ini merujuk pada aturan perbendaharaan negara dan peraturan menteri keuangan terkait belanja bantuan pemerintah, yang mewajibkan akurasi tinggi dalam setiap laporan. Digitalisasi ini mempermudah para petugas dalam menyusun laporan yang kredibel tanpa mengganggu fokus utama mereka dalam melayani kebutuhan gizi masyarakat, sehingga tercipta ekosistem kerja yang efektif dan profesional di seluruh unit pelayanan.

 

Melalui perpaduan antara ketegasan standar kesehatan dan transparansi sistem keuangan, Program Makan Bergizi Gratis kini semakin kokoh sebagai program nasional yang terpercaya. Sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan lembaga pengawas membuktikan bahwa transformasi gizi Indonesia dijalankan dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Masyarakat kini dapat melihat bahwa Program MBG bukan sekadar pemberian bantuan makanan, melainkan sebuah gerakan besar yang dibangun di atas fondasi integritas, kesehatan, dan akuntabilitas yang tinggi.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First