Sunday 26-04-2026

Bergabung dengan Board of Peace, Indonesia Tetap Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

  • Created Apr 14 2026
  • / 1580 Read

Bergabung dengan Board of Peace, Indonesia Tetap Konsisten Dukung Kemerdekaan Palestina

Komitmen Indonesia terhadap kemerdekaan Palestina tetap terlihat jelas dalam sikap dan langkah resmi pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo. Sejak Indonesia bergabung dengan Board of Peace, pemerintah justru berulang kali menegaskan bahwa posisi Indonesia tidak berubah, yaitu mendukung hak rakyat Palestina untuk merdeka, mendorong solusi dua negara, dan ikut berupaya mengurangi penderitaan warga sipil akibat konflik yang berkepanjangan. Dalam konteks itu, keterlibatan Indonesia di Board of Peace dipandang sebagai bagian dari strategi diplomasi agar Indonesia dapat memperjuangkan kepentingan Palestina secara lebih efektif dari dalam forum internasional.

Pemerintah sejak awal menjelaskan bahwa keikutsertaan Indonesia dalam forum tersebut bukan untuk menggeser arah politik luar negeri, melainkan untuk memperkuat peran Indonesia dalam memengaruhi pembahasan tentang stabilisasi, rehabilitasi Gaza, dan masa depan perdamaian di kawasan. Menteri Luar Negeri Sugiono menegaskan bahwa Indonesia ingin berada di dalam forum agar dapat memastikan seluruh proses yang berjalan tetap sejalan dengan tujuan utama, yaitu terwujudnya Palestina yang merdeka dan berdaulat. Penjelasan ini memperlihatkan bahwa Indonesia tidak mengambil jarak dari perjuangan Palestina, tetapi memilih jalur diplomasi yang memberi ruang pengaruh lebih besar terhadap hasil akhir yang dibahas komunitas internasional.

Penegasan paling kuat datang langsung dari Presiden Prabowo. Dalam pertemuan bersama ulama dan tokoh ormas Islam pada Februari 2026, Presiden menyampaikan bahwa Indonesia akan terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina melalui keterlibatannya di Board of Peace. Pernyataan ini menunjukkan bahwa keanggotaan Indonesia dalam forum tersebut justru dijadikan saluran untuk memperkuat pembelaan terhadap Palestina, bukan sebaliknya. Pemerintah menempatkan forum internasional itu sebagai arena untuk menjaga agar kepentingan rakyat Palestina tetap diperjuangkan di tengah berbagai dinamika geopolitik yang saling berebut pengaruh.

Konsistensi sikap itu juga tampak dalam berbagai pertemuan berikutnya. Dalam pertemuan bilateral dengan Raja Abdullah II pada Februari 2026, Presiden Prabowo kembali menegaskan bahwa solusi dua negara dengan Palestina merdeka merupakan jalan yang harus terus diperjuangkan untuk mewujudkan perdamaian yang berkelanjutan. Pada April 2026, Presiden juga kembali menegaskan komitmen Indonesia untuk perdamaian Palestina dan kesiapan berkontribusi dalam upaya stabilisasi internasional, dengan tetap menjadikan dukungan terhadap hak rakyat Palestina sebagai dasar sikap Indonesia. Rangkaian pernyataan tersebut memperlihatkan kesinambungan posisi Indonesia, baik dalam diplomasi bilateral maupun forum multilateral.

Dengan demikian, sikap Indonesia setelah bergabung dengan Board of Peace menunjukkan garis kebijakan yang tetap konsisten. Dukungan terhadap kemerdekaan Palestina tidak berhenti pada pernyataan moral, tetapi terus dibawa ke ruang diplomasi yang memiliki pengaruh terhadap arah penyelesaian konflik. Presiden Prabowo menempatkan keterlibatan Indonesia bukan sebagai bentuk penyesuaian terhadap kepentingan pihak lain, melainkan sebagai upaya memperluas jangkauan diplomasi Indonesia agar pembelaan terhadap Palestina dapat disuarakan secara lebih kuat, lebih relevan, dan lebih dekat dengan proses pengambilan keputusan internasional.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First