Wednesday 28-10-2026

Kredit Tumbuh dan Operasional Makin Efisien, Laba Bank Mandiri Capai Rp45,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Posted By Ezra Wirotama
  • Created Oct 28 2026
  • / 230 Read

Kredit Tumbuh dan Operasional Makin Efisien, Laba Bank Mandiri Capai Rp45,5 Triliun hingga Kuartal III 2026

Bank Mandiri membukukan laba bersih konsolidasi Rp45,5 triliun sepanjang Januari–September 2026, tumbuh 20,7% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Pertumbuhan tersebut ditopang ekspansi kredit berbasis ekosistem, peningkatan transaksi nasabah, dan efisiensi operasional.

 

Direktur Finance & Strategy Bank Mandiri Novita Widya Anggraini mengatakan, penyaluran kredit secara bank only mencapai Rp1.605,8 triliun per September 2026, tumbuh 16% secara tahunan. Sementara itu, dana pihak ketiga meningkat 17,7% menjadi Rp1.750,2 triliun dan total aset mencapai Rp2.404,1 triliun, naik 20,1%.

 

Menurut Novita, pembiayaan Bank Mandiri menjangkau berbagai sektor, mulai dari pemerintah dan badan usaha milik negara, pelaku usaha, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah serta masyarakat. Penyalurannya mencakup pembiayaan pembangunan dan layanan publik, penguatan usaha, serta kredit usaha mikro nonsubsidi yang telah menjangkau 37 provinsi.

 

Ekspansi kredit dan peningkatan transaksi nasabah turut mendorong pendapatan perseroan. Hingga September 2026, pendapatan bunga tumbuh 7,08% menjadi Rp97,3 triliun, sedangkan pendapatan nonbunga meningkat 13,8% menjadi Rp29,4 triliun. Pendapatan bunga bersih naik 6,2% menjadi Rp61,2 triliun. Dengan demikian, total pendapatan bank only meningkat 8,54% menjadi Rp90,6 triliun. Di sisi lain, biaya operasional turun 9,03% menjadi Rp32,7 triliun.

 

Efisiensi tersebut tercermin pada rasio biaya terhadap pendapatan atau cost to income ratio bank only yang membaik menjadi 36,1%, dari 43% setahun sebelumnya. Sementara itu, return on equity mencapai 23,6% dan return on assets sebesar 2,99%.

 

Dari sisi permodalan, rasio kecukupan modal atau capital adequacy ratio bank only mencapai 18,4% per September 2026. Dari sisi kualitas aset, Danis menjelaskan bahwa rasio kredit bermasalah atau non-performing loan bruto bank only turun menjadi 0,98% per September 2026, dari 1,03% pada periode yang sama tahun sebelumnya.

 

Rasio pencadangan terhadap kredit bermasalah atau non-performing loan coverage ratio tercatat 243%, dengan cost of credit sebesar 0,55%. Adapun rasio kredit dalam perhatian khusus atau special mention loan turun menjadi 2,88%, dari 3,35% setahun sebelumnya. Ketiga indikator tersebut merupakan posisi bank only.

 

Pada segmen korporasi, kredit bermasalah tercatat 0,30%, sedangkan kredit bermasalah kredit ekosistem turunan berada pada 0,90%. “Pertumbuhan kredit perlu disertai penilaian risiko dan pemantauan kualitas aset yang disiplin. Dengan pengelolaan tersebut, kami menjaga kualitas portofolio agar Bank Mandiri dapat terus mendukung kebutuhan pembiayaan masyarakat dan dunia usaha,” ujar Danis.

 

“Pendapatan kami terus tumbuh seiring pertumbuhan kredit dan meningkatnya transaksi nasabah. Kami melihat fee-based income menjadi penopang penting untuk menjaga pertumbuhan laba. Semakin aktif nasabah bertransaksi, semakin besar pendapatan berulang yang bisa kami bangun. Karena itu, kami terus memperkuat layanan untuk memenuhi lebih banyak kebutuhan transaksi nasabah. Di saat yang sama, operasional kami juga semakin efisien. Kombinasi ini yang terus kami perkuat agar pertumbuhan laba tetap terjaga,” ujar Novita.

 

Ke depan, Bank Mandiri akan memperluas pembiayaan berbasis ekosistem, meningkatkan transaksi nasabah, serta mengembangkan layanan digital dan bisnis bulion. Ekspansi tersebut akan disertai pengelolaan kualitas aset, efisiensi operasional, dan kecukupan modal.

 

“Fokus kami bukan hanya menjaga pertumbuhan bisnis, tetapi juga memastikan setiap ekspansi memberikan nilai tambah bagi nasabah, pelaku usaha, dan pemegang saham. Dengan fundamental keuangan yang sehat serta layanan yang semakin terintegrasi, kami optimistis Bank Mandiri dapat terus mendukung aktivitas ekonomi dan memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat,” tutup Novita.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First