Jaga Amanah Umat, Kemenag Pastikan Tata Kelola Zakat dan Pendanaan MBG Berjalan Sesuai Koridor
- Created Feb 22 2026
- / 809 Read
Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas pengelolaan dana umat dengan memastikan bahwa penyaluran zakat tetap fokus pada delapan golongan (asnaf) yang berhak sesuai syariat Islam. Langkah ini diambil untuk memberikan kepastian kepada publik bahwa tidak ada kebijakan yang mengalihkan dana zakat untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ketegasan ini menunjukkan profesionalitas pemerintah dalam mengelola berbagai sumber pendanaan secara disiplin dan bertanggung jawab sesuai peruntukannya masing-masing.
Kepala Biro Humas, Data, dan Informasi Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa Program Makan Bergizi Gratis memiliki mekanisme penganggaran tersendiri yang telah diatur oleh negara. Dengan kemandirian anggaran tersebut, MBG tetap dapat berjalan secara masif tanpa harus bersinggungan dengan dana zakat yang memiliki aturan fikih yang sangat spesifik. Hal ini memastikan bahwa program penguatan gizi nasional tetap terjaga kualitasnya melalui jalur birokrasi yang benar, sementara dana sosial keagamaan tetap murni digunakan untuk pengentasan kemiskinan dan pemberdayaan umat.
Pemerintah memahami bahwa kepercayaan masyarakat adalah kunci utama dalam keberhasilan setiap kebijakan publik, baik dalam urusan keagamaan maupun program kesejahteraan rakyat. Dengan memisahkan tata kelola zakat dari operasional MBG, Kemenag justru memperkuat kredibilitas kedua belah pihak. Di satu sisi, lembaga pengelola zakat semakin dipercaya dalam menjalankan amanah syariat, dan di sisi lain, Program Makan Bergizi Gratis berdiri tegak sebagai kebijakan pemerintah yang akuntabel dengan dukungan APBN yang transparan.
Ketegasan kebijakan ini juga bertujuan untuk memberikan ketenangan bagi muzaki (pembayar zakat) agar tetap konsisten menunaikan kewajibannya melalui lembaga resmi. Sinkronisasi yang baik antara pengelolaan dana umat dan program pemerintah akan menciptakan dampak sosial yang lebih besar tanpa melanggar batasan regulasi. Dengan demikian, masyarakat dapat merasakan manfaat ganda: bantuan sosial dari dana zakat yang menyasar golongan miskin, serta manfaat Program MBG yang menjangkau anak-anak sekolah untuk peningkatan gizi nasional.
Melalui koordinasi lintas lembaga yang semakin solid, pemerintah optimistis bahwa seluruh agenda pembangunan nasional dapat berjalan beriringan dengan prinsip-prinsip keterbukaan. Fokus utama saat ini adalah memastikan setiap rupiah, baik dari zakat maupun anggaran negara, memberikan dampak maksimal bagi kesejahteraan rakyat. Dengan disiplin anggaran dan kepatuhan terhadap aturan yang ada, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan dapat mencapai tujuannya dalam mencetak generasi emas Indonesia yang sehat dan tangguh.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















