Tuesday 14-07-2026

BGN Perkuat Pengelolaan Sisa Pangan Dan Limbah Untuk Wujudkan Program MBG Yang Aman Dan Berkelanjutan

  • Created Jul 13 2026
  • / 72 Read

BGN Perkuat Pengelolaan Sisa Pangan Dan Limbah Untuk Wujudkan Program MBG Yang Aman Dan Berkelanjutan

Badan Gizi Nasional (BGN) terus memperkuat tata kelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penerapan sistem pengelolaan sisa pangan dan limbah yang terstruktur. Langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga keamanan pangan, mencegah pemborosan makanan, sekaligus mendukung operasional dapur MBG yang lebih ramah lingkungan. Pengelolaan yang baik diharapkan mampu memastikan setiap tahapan penyediaan makanan berlangsung sesuai standar kesehatan dan keberlanjutan.

Dalam pelaksanaannya, BGN menerapkan prosedur penanganan sisa pangan secara sistematis mulai dari pemilahan, pencatatan, hingga penanganan lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Setiap sisa makanan dipastikan tidak menimbulkan risiko kontaminasi, tidak disalahgunakan, serta dikelola dengan mekanisme yang mendukung keamanan lingkungan dapur. Prosedur tersebut menjadi bagian dari sistem pengendalian operasional yang diterapkan pada setiap satuan penyelenggara MBG.

Selain sisa pangan, pengelolaan limbah dapur juga menjadi perhatian utama. Limbah dipilah berdasarkan jenisnya, yaitu organik dan non-organik, sebelum dikelola sesuai standar yang berlaku. Pendekatan ini bertujuan menjaga kebersihan lingkungan dapur, mengurangi pencemaran, sekaligus meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah pada setiap aktivitas operasional Program MBG.

Pengelolaan limbah organik dalam Program MBG juga memberikan nilai tambah bagi masyarakat. Sisa pangan seperti nasi, potongan sayuran, dan buah-buahan yang masih layak dimanfaatkan dapat diolah menjadi pakan ternak untuk unggas maupun ikan. Selain itu, limbah organik juga dapat difermentasi atau dimanfaatkan sebagai media budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) yang memiliki kandungan protein tinggi dan bernilai ekonomi.

Pemanfaatan sisa pangan sebagai pakan ternak maupun bahan baku budidaya maggot memberikan manfaat ganda. Di satu sisi, langkah ini mampu mengurangi volume sampah organik yang berakhir di tempat pembuangan. Di sisi lain, masyarakat memperoleh alternatif sumber pakan yang lebih ekonomis sehingga dapat menekan biaya produksi di sektor peternakan maupun perikanan.

Tidak hanya itu, sebagian sisa pangan juga dimanfaatkan menjadi pupuk cair organik melalui metode ember tumpuk yang dapat digunakan untuk menyuburkan tanaman pangan. Sementara itu, kulit buah tertentu difermentasi menjadi ecoenzim yang memiliki berbagai manfaat bagi lingkungan. Pemanfaatan tersebut menunjukkan bahwa limbah organik masih memiliki nilai guna apabila dikelola dengan tepat melalui prinsip ekonomi sirkular.

Kebijakan pengelolaan sisa pangan dan limbah ini mengacu pada Keputusan Kepala Badan Gizi Nasional Nomor 15.1 Tahun 2024 tentang Pedoman Umum Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional untuk Program Makan Bergizi Gratis. Regulasi tersebut menegaskan bahwa manajemen sisa pangan dan limbah merupakan bagian dari sistem pengendalian operasional yang harus diterapkan secara konsisten demi menjaga kualitas layanan serta keberlanjutan program.

Melalui penerapan tata kelola limbah yang baik, Program MBG tidak hanya berfokus pada pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memperhatikan aspek kesehatan lingkungan dan efisiensi pemanfaatan sumber daya. Pendekatan ini mencerminkan komitmen BGN dalam membangun sistem pelayanan publik yang bertanggung jawab, aman, dan berorientasi pada keberlanjutan.

Ke depan, pengelolaan sisa pangan dan limbah yang terintegrasi diharapkan mampu menjadi salah satu kekuatan Program Makan Bergizi Gratis. Dengan kolaborasi antara pemerintah, pengelola dapur, peternak, dan masyarakat, limbah yang sebelumnya berpotensi menjadi masalah dapat diubah menjadi sumber daya yang bermanfaat. Upaya ini sekaligus memperkuat komitmen BGN dalam mewujudkan Program MBG yang tidak hanya meningkatkan kualitas gizi masyarakat, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan dan perekonomian lokal.

Tags :

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First