Sensus Ekonomi 2026: Peta Terkini Berburu Peluang Bisnis Baru
- Created Jul 31 2026
- / 140 Read
Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut hasil Sensus Ekonomi 2026 dapat dimanfaatkan oleh pelaku usaha untuk membaca peluang bisnis baru.
Kepala BPS RI Amalia Adininggar Widyasanti mengatakan, data yang dihimpun melalui Sensus Ekonomi 2026 akan menjadi navigasi bagi pelaku usaha dalam menentukan lokasi ataupun jenis bisnis yang masih memiliki ruang untuk dikembangkan.
Pelaku usaha, misalnya, dapat melihat struktur dan jumlah usaha yang telah beroperasi di suatu wilayah. Dari peta tersebut, mereka bisa mengidentifikasi kebutuhan yang belum tersedia dalam rantai pasok setempat.
“Artinya kalau nanti pelaku usaha melihat peta dari struktur usaha yang ada di suatu wilayah, bisa melihat potensi bisnis yang bisa tercipta dari melihat data tersebut,” jelas Amalia dalam podcast Bisnis Indonesia, dikutip Jumat (24/7/2026).
Amalia mencontohkan ada daerah yang memiliki banyak usaha garmen, industri kaus kaki, serta industri pakaian jadi. Namun, di wilayah itu belum terdapat usaha penunjang seperti industri pewarnaan pakaian, kancing ataupun benang.
Kondisi tersebut dapat menjadi peluang bagi pengusaha untuk membangun bisnis baru penunjang.
Peluang serupa juga dapat ditemukan pada sektor lain. Sebagai contoh, banyak wilayah penghasil padi yang belum memiliki fasilitas penggilingan. Apabila padi harus dikirim ke daerah lain untuk diolah menjadi beras, kondisi itu menunjukkan adanya peluang untuk membangun usaha penggilingan padi di daerah asal.
“Nah jadi artinya peluang bisnis itu bisa terbaca dari peta ekonomi yang disajikan dari hasil sensus ekonomi,” jelasnya.
Selain mengidentifikasi peluang usaha, data Sensus Ekonomi 2026 juga dapat digunakan untuk memahami dinamika struktur ekonomi sebelumnya.
Amalia menggambarkan data tersebut sebagai kompas yang dapat menuntun dalam menentukan arah berdasarkan kondisi ekonomi terkini.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















