Monday 24-08-2026

Penanganan Gempa NTT Terus Diperkuat, Distribusi Bantuan Menjangkau Wilayah Terdampak

  • Created Aug 24 2026
  • / 1269 Read

Penanganan Gempa NTT Terus Diperkuat, Distribusi Bantuan Menjangkau Wilayah Terdampak

Penanganan darurat gempa magnitudo 7,7 yang mengguncang Flores, Nusa Tenggara Timur, pada 15 Agustus 2026 terus diperkuat pemerintah melalui distribusi logistik, pelayanan kesehatan, evakuasi, serta pengerahan personel gabungan. Berdasarkan data BNPB hingga Minggu, 23 Agustus 2026 pukul 16.00 WIB, korban meninggal mencapai 91 jiwa dan jumlah pengungsi tercatat 161.084 orang yang tersebar di sejumlah kabupaten terdampak.

Sejak hari pertama bencana, Presiden Prabowo Subianto telah menginstruksikan jajaran pemerintah untuk bergerak cepat dan memastikan masyarakat memperoleh bantuan yang dibutuhkan. Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya pada 16 Agustus menyampaikan bahwa 27 ton logistik tahap pertama telah dikirim dari pusat, sementara ribuan personel TNI, Polri, BNPB, Basarnas, Kementerian PU, serta unsur terkait diterjunkan ke lapangan. Operasi bantuan kemudian terus berkembang mengikuti hasil asesmen dan kebutuhan warga.

BNPB mencatat hingga 23 Agustus total bantuan logistik yang telah didistribusikan sejak gempa mencapai sekitar 1.226 ton melalui 77 sorti penerbangan dan satu kapal laut. Sekitar 869 ton telah diarahkan melalui Labuan Bajo dan 356 ton melalui Maumere. Distribusi juga mulai menjangkau wilayah dengan akses lebih sulit, termasuk Pulau Sukun di Kabupaten Sikka yang didatangi tim BNPB menggunakan helikopter untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Pengawasan langsung terhadap penanganan juga dilakukan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat mengunjungi Kabupaten Sikka pada Kamis, 20 Agustus 2026. Didampingi Menko PMK Pratikno, Kepala BNPB Suharyanto, dan Gubernur NTT Emanuel Melkiades Laka Lena, Wapres meninjau pengungsian, fasilitas kesehatan, sekolah, serta infrastruktur terdampak. Ia meminta keselamatan dan kebutuhan mendesak warga menjadi prioritas, termasuk masyarakat di kawasan yang sulit dijangkau.

Di tengah penanganan NTT, pemerintah juga menghadapi bencana lain di sejumlah wilayah. Presiden Prabowo pada Sabtu, 22 Agustus 2026, berada di Kalimantan untuk memimpin penanganan kebakaran hutan dan lahan. Pada Minggu pagi, 23 Agustus, Presiden menghadiri prosesi akad nikah Kepala Sekretaris Presiden Rizky Irmansyah di Jakarta sebagai saksi. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi pada hari yang sama menyatakan kunjungan Presiden ke wilayah terdampak gempa NTT sedang dipersiapkan dalam waktu dekat. Sementara itu, operasi tanggap darurat di NTT tetap berlangsung melalui BNPB, TNI, Polri, kementerian dan lembaga, serta pemerintah daerah.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First