Friday 16-01-2026

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Libur Nataru Tanpa Produk Ultra Proses

  • Created Dec 31 2025
  • / 3661 Read

Program Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan Selama Libur Nataru Tanpa Produk Ultra Proses

Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan bahwa Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan terus menjangkau penerima manfaat meskipun memasuki masa libur Natal, Tahun Baru (Nataru), dan libur semester. Langkah ini diambil guna memastikan kesinambungan asupan nutrisi bagi anak-anak di seluruh Indonesia melalui skema pelayanan khusus yang telah diatur dalam Surat Edaran (SE) Nomor 8 Tahun 2025. Pemerintah menegaskan bahwa momentum libur panjang tidak boleh menjadi penghalang bagi distribusi pangan bergizi yang menjadi hak dasar anak-anak.

 

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menekankan standar kualitas tinggi dengan melarang keras penyajian makanan ultra-proses (Ultra-Processed Food atau UPF) dalam setiap menu MBG. BGN mewajibkan setiap Satuan Pelayanan Pangan Bergizi (SPPG) untuk selalu mengutamakan bahan pangan segar dan alami, seperti penggunaan susu sapi full cream murni tanpa pemanis tambahan. Kebijakan ini bertujuan untuk memberikan nutrisi fungsional yang optimal sekaligus menjauhkan anak-anak dari risiko kesehatan akibat bahan tambahan pangan sintetis.

 

Ketegasan pemerintah dalam menjaga standar gizi ini dibuktikan dengan adanya sistem pengawasan ketat terhadap seluruh mitra penyedia di lapangan. BGN secara eksplisit memberikan peringatan bahwa SPPG yang kedapatan menyajikan makanan ultra-proses selama masa pelayanan libur Nataru akan dikenakan sanksi tegas berupa penangguhan atau suspend. Langkah tanpa kompromi ini diambil demi menjamin bahwa setiap rupiah anggaran negara benar-benar memberikan manfaat kesehatan nyata bagi generasi muda Indonesia.

 

Di sisi lain, operasional Program MBG selama masa libur ini turut membawa dampak positif bagi penguatan ekonomi kerakyatan melalui pelibatan UMKM lokal. BGN mendorong SPPG untuk menjalin kemitraan strategis dengan penyedia jasa boga dan pemasok bahan pangan di daerah dalam menyusun menu yang sesuai standar. Sinergi ini tidak hanya menjamin kesegaran bahan makanan yang diolah, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal agar tetap produktif di penghujung tahun.

 

Melalui keberlanjutan program ini, pemerintah berharap stabilitas kesehatan dan kecukupan gizi anak-anak tetap terjaga dengan baik hingga memasuki semester baru mendatang. Komitmen BGN yang memadukan ketegasan sanksi bagi pelanggar aturan UPF dengan pemberdayaan potensi lokal menjadi bukti profesionalisme pengelolaan program nasional. Dengan pengawasan ketat, Program Makan Bergizi Gratis diharapkan menjadi pondasi kuat dalam mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan tangguh.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First