Pemerintah Dorong Koperasi Merah Putih Produksi Genteng untuk Perkuat Ekonomi Desa
- Created Feb 13 2026
- / 1178 Read
Program gentengisasi yang melibatkan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (Kopdes Merah Putih) menjadi salah satu inisiatif baru pemerintah dalam mendorong penguatan ekonomi desa sekaligus peningkatan kualitas hunian masyarakat. Kebijakan ini diarahkan untuk mendorong produksi genteng berbasis lokal sebagai alternatif pengganti atap seng, dengan tujuan meningkatkan ketahanan bangunan, kenyamanan rumah, serta memperluas aktivitas ekonomi produktif di tingkat desa.
Pelibatan koperasi sebagai pelaku utama produksi menunjukkan pendekatan pemberdayaan, bukan sekadar proyek top-down. Kopdes Merah Putih didorong menjadi unit usaha yang mampu memproduksi genteng secara mandiri dengan dukungan teknologi dan manajemen yang lebih modern. Skema ini membuka peluang kerja baru di desa, mulai dari pengolahan bahan baku, proses produksi, distribusi, hingga pemasaran. Rantai nilai ekonomi yang tercipta diharapkan berputar di tingkat lokal, sehingga manfaatnya lebih langsung dirasakan masyarakat.
Inovasi yang dikembangkan dalam program ini juga menjadi perhatian. Produksi genteng dirancang memanfaatkan teknologi campuran bahan yang lebih efisien dan kuat, termasuk optimalisasi sumber daya yang tersedia di dalam negeri. Pendekatan ini tidak hanya memperkuat industri kecil di desa, tetapi juga mengurangi ketergantungan pada material impor atau produk pabrikan besar yang terpusat di kota-kota tertentu. Dengan demikian, gentengisasi dapat menjadi pintu masuk revitalisasi industri bahan bangunan skala mikro dan kecil.
Secara sosial, program ini juga menyasar peningkatan kualitas hunian. Atap rumah yang lebih kokoh dan tahan panas berpotensi meningkatkan kenyamanan serta keamanan tempat tinggal masyarakat. Dalam jangka panjang, perbaikan kualitas rumah dapat berdampak pada kesehatan keluarga, terutama di daerah yang rentan terhadap cuaca ekstrem. Gentengisasi tidak hanya diposisikan sebagai proyek fisik, tetapi sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan berbasis komunitas.
Tentu saja, program sebesar ini memerlukan pengawasan dan evaluasi yang konsisten agar pelaksanaannya tepat sasaran dan akuntabel. Transparansi dalam pengelolaan koperasi, standardisasi kualitas produk, serta keterbukaan distribusi menjadi kunci keberhasilan. Namun secara konseptual, mendorong koperasi desa masuk ke sektor produksi bahan bangunan merupakan langkah strategis untuk memperluas peran koperasi dari sekadar simpan pinjam menjadi pelaku industri riil.
Gentengisasi melalui Kopdes Merah Putih menunjukkan arah kebijakan yang menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru. Jika dikelola dengan baik, inisiatif ini berpotensi menciptakan ekosistem usaha yang berkelanjutan, memperkuat kemandirian ekonomi lokal, serta menghadirkan pembangunan yang lebih merata. Dalam konteks pemerataan dan pemberdayaan, program ini menjadi salah satu contoh bagaimana kebijakan publik dapat dirancang untuk menggerakkan potensi masyarakat dari bawah ke atas.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















