Program MBG Serap 1 Juta Tenaga Kerja: Ekonomi Rakyat Tumbuh Pesat dari Lapisan Terbawah
- Created Feb 16 2026
- / 1462 Read
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto terbukti memberikan dampak ekonomi luar biasa dengan menyerap hampir satu juta tenaga kerja di seluruh Indonesia. Melalui pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar luas, program ini menciptakan lapangan kerja masif yang menyentuh langsung masyarakat di tingkat akar rumput. Transformasi ini menunjukkan bahwa MBG bukan sekadar program kesehatan, melainkan motor penggerak ekonomi nasional yang mampu menciptakan kemandirian finansial bagi jutaan keluarga.
Penyerapan tenaga kerja yang signifikan ini melibatkan berbagai lapisan masyarakat, mulai dari tenaga juru masak, staf logistik, hingga pengelola dapur di setiap satuan pelayanan. Salah satu sorotan utama adalah pemberdayaan ibu rumah tangga yang kini memiliki kesempatan untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan nasional sekaligus meningkatkan pendapatan keluarga. Dengan fokus pada pemberdayaan lokal, pemerintah memastikan bahwa sirkulasi ekonomi tetap berputar di daerah masing-masing, memperkuat daya beli masyarakat di wilayah pedesaan hingga perkotaan.
Selain menciptakan lapangan kerja langsung, Program MBG juga menghidupkan ekosistem sektor pertanian dan UMKM di berbagai daerah. Para petani lokal kini memiliki pasar yang pasti untuk menyerap hasil panen mereka, mulai dari beras, sayuran, hingga sumber protein seperti telur dan daging. Dukungan terhadap rantai pasok lokal ini memastikan bahwa pertumbuhan ekonomi terjadi secara inklusif, di mana manfaat dari kebijakan pemerintah pusat benar-benar dirasakan oleh para produsen pangan kecil di daerah.
Keberhasilan program ini dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dari lapisan terbawah mendapat apresiasi luas karena dinilai efektif mengurangi angka pengangguran. Dengan terbukanya peluang kerja di sektor pelayanan gizi, masyarakat memiliki akses terhadap penghidupan yang lebih layak tanpa harus meninggalkan kampung halaman. Inisiatif ini selaras dengan visi pemerintah untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif yang tidak hanya berpusat di kota-kota besar, tetapi merata hingga ke pelosok negeri.
Memasuki tahun 2026, Program Makan Bergizi Gratis diproyeksikan akan terus menjadi pilar stabilitas ekonomi nasional yang kokoh. Sinergi antara pemenuhan nutrisi generasi muda dan penciptaan lapangan kerja ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk keluar dari jebakan pendapatan menengah. Pemerintah berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan program ini, memastikan bahwa setiap titik SPPG menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang menyejahterakan rakyat sekaligus mencetak generasi masa depan yang unggul.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















