Tuesday 30-06-2026

Bentuk Karakter Manajer Koperasi Merah Putih, Kemhan Tegaskan Latsar SPPI Bukan Pendidikan Militer

  • Created Jun 28 2026
  • / 1016 Read

Bentuk Karakter Manajer Koperasi Merah Putih, Kemhan Tegaskan Latsar SPPI Bukan Pendidikan Militer

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Republik Indonesia menegaskan bahwa Pelatihan Kepemimpinan dan Latihan Dasar (Latsar) Sekolah Pemimpin Pemuda Indonesia (SPPI) bukan merupakan bentuk pendidikan militer atau wajib militer. Program ini dirancang khusus sebagai instrumen edukasi kepemimpinan untuk membentuk karakter unggul, loyalitas, dan integritas para calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) serta Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP). Langkah ini diambil guna mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pengelola yang tangguh dalam menggerakkan roda ekonomi kerakyatan dari tingkat akar rumput.

 

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan, Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia, menjelaskan bahwa kurikulum pelatihan fokus pada penguatan mental, disiplin kerja, teamwork, dan manajerial organisasi. Menyusul perhatian publik terhadap kegiatan ini, pihak Kemhan meluruskan bahwa pendekatan yang digunakan mengedepankan pembinaan karakter humanis untuk mencetak pemimpin masa depan koperasi, bukan pembentukan prajurit tempur. Dengan demikian, masyarakat dan keluarga peserta diharapkan tidak perlu khawatir terhadap esensi dan tujuan utama dari program pembatasan ini.

 

Di samping fokus pada aspek pembentukan karakter, Kemhan juga menaruh atensi yang sangat besar terhadap keselamatan dan kenyamanan seluruh peserta di pusat pelatihan. Pihak penyelenggara menerapkan langkah mitigasi risiko kesehatan yang sangat ketat guna mencegah timbulnya gangguan fisik atau kelelahan berlebih selama dinamika latsar berlangsung. Komitmen ini diwujudkan lewat pengawasan medis yang berlapis dan terstruktur untuk memastikan kondisi fisik seluruh calon manajer tetap prima dan optimal.

 

Sebagai wujud konkret dari langkah preventif tersebut, BPSDM Kemhan secara konsisten melakukan pemeriksaan kesehatan lanjutan (medical check-up) berkala kepada seluruh peserta, baik sebelum maupun di tengah-tengah pelaksanaan program. Tim medis juga disiagakan penuh 24 jam untuk melakukan observasi intensif dan tindakan isolasi medis apabila ditemukan peserta yang memerlukan perawatan khusus. Semua sarana dan prasarana logistik kesehatan dipastikan memenuhi standar operasional penanganan yang cepat dan tanggap.

 

Pemerintah optimistis bahwa bauran pembinaan karakter yang disiplin serta jaminan kepedulian kesehatan yang tinggi ini akan melahirkan generasi pengelola Koperasi Merah Putih yang kredibel, sehat, dan akuntabel. Melalui sistem pelatihan yang aman dan terukur ini, para calon manajer siap diterjunkan ke pelosok desa membawa perubahan ekonomi yang positif. Sinergitas tata kelola SDM yang matang dari Kemhan ini menjadi fondasi penting demi terwujudnya kemandirian ekonomi perdesaan dan kejayaan maritim Indonesia di masa depan.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First