Hadapi Karhutla di Kalimantan Selatan, PU Siagakan Truk Tangki Air
- Created Aug 01 2026
- / 32 Read
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiagakan tiga unit truk tangki air di tiga posko strategis untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Kalimantan Selatan.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, Kementerian PU terus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla dan kekeringan melalui penguatan koordinasi lintas sektor serta penyediaan infrastruktur pendukung yang dibutuhkan di lapangan.
“Peran Kementerian PU tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga memastikan infrastruktur tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung penanggulangan bencana, menjaga ketersediaan air, melindungi lingkungan, dan menjamin keselamatan masyarakat,” kata Dody dikutip Sabtu (1/8/7/2026).
Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kalimantan Selatan per 29 Juli 2026, tercatat sebanyak 2.141 titik panas (hotspot) dan 381 kejadian karhutla dengan luas lahan terdampak mencapai 994,30 hektare. Kota Banjarbaru, Kabupaten Banjar, hingga kawasan perbatasan dengan Kota Banjarmasin menjadi wilayah dengan tingkat kerawanan tinggi karena didominasi lahan gambut, semak belukar, dan lahan terbuka yang mudah terbakar saat musim kemarau.
Tiga Posko Utama
Sebagai bentuk dukungan di lapangan, Balai Penataan Bangunan, Prasarana, dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan menyiagakan tiga unit truk tangki air berkapasitas 4.000 liter per unit atau total 12.000 liter. Armada tersebut ditempatkan di tiga posko utama, yakni BPBD Provinsi Kalimantan Selatan, BPBD Kota Banjarbaru, dan BPBD Kabupaten Banjar, untuk mendukung operasi pemadaman darurat.
“Total kapasitas air yang kami siapkan mencapai 12.000 liter untuk mendukung operasi penanganan darurat. Kami terus berkoordinasi dengan BPBD Provinsi Kalimantan Selatan agar distribusi bantuan dan dukungan di lapangan dapat berjalan secara cepat, tepat, dan efektif,” ujar Kepala BPBPK Kalimantan Selatan, Denny Surya Martha.
Denny menambahkan, keberhasilan penanggulangan karhutla sangat bergantung pada sinergi antarlembaga dan kecepatan respons di lapangan. Karena itu, BPBPK Kalimantan Selatan akan terus mendukung operasi pemadaman melalui penyediaan sarana dan prasarana sesuai kebutuhan serta perkembangan situasi.
Selain menyiagakan armada tangki air, Kementerian PU juga telah melakukan berbagai langkah antisipatif menghadapi musim kemarau melalui penguatan Satuan Tugas El Nino, optimalisasi jaringan irigasi, pengeboran air tanah, serta distribusi air bersih di sejumlah wilayah terdampak.
Upaya tersebut menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan, menjamin ketersediaan sumber daya air, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana hidrometeorologi.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















