Friday 16-01-2026

Viral Isu MBG Tak Terserap Saat Libur, Begini Penjelasan Resminya

  • Created Dec 22 2025
  • / 1369 Read

Viral Isu MBG Tak Terserap Saat Libur, Begini Penjelasan Resminya

Pemberitaan mengenai anggaran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tahun 2026 sebesar Rp335 triliun perlu dibaca secara menyeluruh agar tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru. Program MBG sendiri merupakan kebijakan strategis pemerintah untuk memperbaiki kualitas gizi anak, ibu hamil, dan balita sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang. Kritik dan catatan yang muncul justru menegaskan bahwa MBG dipandang sebagai program penting, sehingga implementasinya perlu dirancang secara cermat, realistis, dan akuntabel.

Guru Besar Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada, Prof. Dr. R. Agus Sartono, MBA, menyoroti aspek teknis keterserapan anggaran MBG, khususnya untuk sasaran siswa saat periode libur sekolah. Ia menghitung hari efektif sekolah dan mengingatkan agar anggaran tidak dihitung secara seragam selama 360 hari. Namun, Prof. Agus juga menegaskan bahwa MBG adalah program yang sangat baik, sehingga yang dibutuhkan bukan penghentian, melainkan penyempurnaan desain implementasi agar tepat guna dan tidak menimbulkan distorsi di lapangan.

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional menjelaskan bahwa MBG dirancang sebagai intervensi gizi berkelanjutan, tidak semata melekat pada aktivitas belajar di kelas. Penyaluran saat libur sekolah dilakukan dengan mekanisme pendataan dan pilihan bagi penerima manfaat, sebagaimana telah diuji pada periode liburan sebelumnya. Pendekatan ini menunjukkan upaya negara untuk tetap menjaga pemenuhan gizi anak tanpa memaksakan skema yang memberatkan siswa maupun orang tua, sekaligus tetap berada dalam koridor pengawasan dan audit anggaran.

Masukan mengenai potensi kelebihan dana juga membuka ruang solusi yang konstruktif. Prof. Agus mendorong agar kelebihan anggaran dapat dioptimalkan, misalnya untuk penanganan bencana dan pemulihan infrastruktur pendidikan di daerah terdampak. Dalam konteks ini, peran perencanaan lintas sektor, termasuk Bappenas, menjadi penting agar anggaran publik benar-benar adaptif terhadap kebutuhan nasional. Dengan penyempurnaan desain, pengawasan berlapis, dan pemanfaatan dana yang fleksibel namun bertanggung jawab, MBG tetap dapat berjalan efektif sebagai investasi gizi dan masa depan generasi Indonesia.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First