Layakkah Biaya Sumur Bor Mencapai Ratusan Juta Rupiah?
- Created Jan 03 2026
- / 95 Read
Perdebatan soal biaya pembangunan sumur bor kembali mencuat ke ruang publik. Angka ratusan juta rupiah yang disebut dalam beberapa proyek menuai pertanyaan, bahkan kecurigaan. Bagi sebagian masyarakat, biaya tersebut terasa tidak masuk akal jika dibandingkan dengan pengalaman membuat sumur bor rumah tangga yang jauh lebih murah. Namun, apakah perbandingan itu benar-benar setara?
Pertanyaan tentang mahal atau tidaknya sebuah sumur bor seharusnya tidak berhenti pada angka. Yang perlu dilihat lebih dalam adalah kedalaman, kondisi tanah, serta kompleksitas pengerjaannya. Sumur bor dengan kedalaman 100 hingga 200 meter berada di kelas yang sangat berbeda dibanding sumur dangkal yang umum dibuat untuk kebutuhan rumah tangga.
Pada kedalaman tersebut, proses pengeboran tidak lagi berhadapan dengan lapisan tanah lunak semata. Di banyak wilayah, terutama daerah dengan kondisi geologis tertentu, lapisan bebatuan keras menjadi tantangan utama. Pengeboran di lapisan ini membutuhkan peralatan berat, mata bor khusus, serta tenaga mesin berdaya besar. Risiko teknis seperti bor macet, patah, atau gagal menembus lapisan tertentu menjadi bagian dari pekerjaan.
Dari sisi waktu, sumur bor dalam juga tidak bisa diselesaikan dengan cepat. Pengerjaan dapat memakan waktu berminggu-minggu, tergantung tingkat kesulitan medan. Selama periode tersebut, biaya operasional terus berjalan. Mobilisasi alat berat, bahan bakar, logistik tim teknis, hingga perawatan peralatan menjadi komponen biaya yang tidak kecil.
Selain proses pengeboran, ada tahapan lain yang sering luput dari perhatian publik. Pemasangan pipa casing sepanjang ratusan meter diperlukan untuk menjaga stabilitas lubang bor dan kualitas air. Pompa submersible berkapasitas besar, instalasi listrik yang aman, serta pengujian debit dan kualitas air juga menjadi bagian penting dari pekerjaan. Tanpa tahapan ini, sumur mungkin menghasilkan air, tetapi tidak menjamin keberlanjutan dan keamanan jangka panjang.
Di sinilah sering terjadi kesalahpahaman. Biaya sumur bor dalam kerap dibandingkan dengan sumur bor rumah tangga yang umumnya dangkal, menggunakan pompa kecil, tanpa casing penuh, dan dikerjakan dalam waktu singkat. Padahal, tujuan dan skala penggunaannya sangat berbeda. Sumur bor dalam biasanya dirancang untuk melayani kebutuhan banyak orang, terutama di wilayah sulit atau kondisi darurat, sehingga standar teknisnya pun lebih tinggi.
Dengan mempertimbangkan kedalaman hingga ratusan meter, kondisi tanah berbatu, serta durasi pengerjaan yang panjang, biaya pembangunan sumur bor yang mencapai ratusan juta rupiah tidak bisa serta-merta dinilai berlebihan. Penilaian tersebut baru dapat dilakukan jika seluruh spesifikasi teknis dan lingkup pekerjaannya dipahami secara utuh.
Namun demikian, wajar jika publik mempertanyakan angka besar ketika penjelasan teknis tidak disampaikan secara memadai. Transparansi menjadi kunci agar diskusi publik tidak terjebak pada perbandingan yang tidak seimbang. Tanpa konteks, angka akan selalu tampak janggal.
Pada akhirnya, pertanyaan tentang kelayakan biaya sumur bor bukan hanya soal mahal atau murah, melainkan soal apakah biaya tersebut sebanding dengan tingkat kesulitan, risiko, dan manfaat yang dihasilkan. Dalam konteks sumur bor dalam dengan medan berat dan pengerjaan berminggu-minggu, penilaian layak atau tidak seharusnya didasarkan pada realitas teknis, bukan sekadar pengalaman pribadi yang berbeda kelas.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















