Polri Bangun 1.179 Dapur MBG, Perkuat Akses Gizi hingga Daerah 3T
- Created Feb 14 2026
- / 2033 Read
Keterlibatan Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam pembangunan dan pengelolaan ribuan dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi salah satu bentuk dukungan konkret institusi negara terhadap agenda peningkatan kualitas gizi nasional. Melalui pendirian sekitar 1.179 dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di berbagai wilayah, Polri memperluas jangkauan program hingga ke daerah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T).
Program MBG sendiri merupakan kebijakan strategis pemerintahan Prabowo Subianto yang bertujuan memastikan anak-anak dan kelompok rentan mendapatkan asupan makanan bergizi secara rutin. Dalam pelaksanaannya, dibutuhkan infrastruktur dapur yang memadai, sistem distribusi yang tertata, serta pengawasan ketat agar kualitas makanan tetap terjaga. Di sinilah Polri mengambil peran, tidak hanya dari sisi keamanan, tetapi juga dukungan logistik dan manajemen operasional.
Kapolri menyampaikan bahwa pembangunan dapur MBG oleh Polri bukan semata proyek fisik, melainkan bagian dari komitmen mendukung program prioritas nasional. Selain memastikan standar keamanan dan kebersihan, dapur-dapur tersebut juga menyerap tenaga kerja lokal dan melibatkan pelaku UMKM setempat dalam penyediaan bahan baku. Dengan pola ini, manfaat program tidak hanya dirasakan penerima makanan, tetapi juga menggerakkan ekonomi daerah.
Kehadiran dapur MBG di bawah dukungan Polri juga mempercepat penetrasi layanan ke wilayah yang sebelumnya sulit dijangkau. Infrastruktur dan jaringan Polri yang tersebar hingga tingkat kecamatan memudahkan koordinasi dengan pemerintah daerah, sekolah, dan masyarakat. Sinergi ini membuat distribusi makanan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sasaran.
Sejumlah laporan media menyebutkan bahwa pengelolaan dapur dilakukan secara transparan dan terintegrasi dengan mekanisme pengawasan lintas lembaga. Sumber pendanaan, tata kelola, serta akuntabilitas operasional menjadi perhatian agar program berjalan sesuai prinsip good governance. Pendekatan ini sekaligus menjawab kekhawatiran publik mengenai tata kelola dan memastikan bahwa dukungan Polri murni untuk kepentingan pelayanan sosial.
Partisipasi aktif Polri dalam MBG mencerminkan paradigma baru bahwa institusi keamanan juga memiliki peran sosial dalam mendukung kesejahteraan masyarakat. Dalam konteks pembangunan nasional, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci agar program strategis dapat berjalan optimal. Dengan jaringan luas dan kapasitas organisasi yang solid, kontribusi Polri dinilai memperkuat fondasi pelaksanaan MBG secara nasional.
Pada akhirnya, keterlibatan ribuan dapur MBG yang didukung Polri menunjukkan bahwa upaya pemenuhan gizi anak bangsa dilakukan secara kolektif. Sinergi antara pemerintah pusat, aparat negara, pemerintah daerah, dan masyarakat menjadi energi utama agar program ini berkelanjutan dan berdampak luas bagi masa depan generasi Indonesia.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















