PU Uji Coba Irigasi Pante Lhong Aceh Untuk Aliri 6.562 Hektare Sawah
- Created Jul 30 2026
- / 282 Read
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo melakukan uji coba irigasi Pante Lhong Kabupaten Bireuen, Aceh yang telah diperbaiki pascabencana, untuk melihat kemampuannya dalam mengaliri air seluas 6.562 hektare lahan persawahan setempat.
"Uji coba pengaliran ini, diharapkan distribusi air ke lahan pertanian dapat berjalan lancar, sehingga petani dapat kembali mengolah sawah dan meningkatkan hasil produksi pertanian," kata Dody Hanggodo dalam keterangan yang diterima di Banda Aceh, Kamis.
Bendung Irigasi Pante Lhong yang diuji Dody Hanggodo pada Rabu (29/7) tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan daerah, karena akan melayani areal persawahan seluas 6.562 hektare yang tersebar di delapan kecamatan dalam Kabupaten Bireuen.
Ia menjelaskan, uji coba pengaliran ini menjadi tonggak penting dalam mengembalikan fungsi bendung Irigasi Pante Lhong yang sebelumnya mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Dengan kembali berfungsinya bendung tersebut, pasokan air irigasi diharapkan dapat mengalir secara optimal untuk mendukung produktivitas sektor pertanian di Bireuen.
Dody menegaskan, pemerintah berkomitmen untuk memastikan seluruh infrastruktur sumber daya air dapat berfungsi secara optimal guna mendukung swasembada pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain mempercepat penyelesaian bendung, lanjut dia, Kementerian PU juga segera melakukan normalisasi jaringan irigasi agar distribusi air ke lahan pertanian kembali optimal.
Di sisi lain, kondisi lahan yang terdampak sedimentasi juga bakal dievaluasi. Lahan dengan endapan ringan dibersihkan, sedangkan lahan yang mengalami sedimentasi berat akan dikoordinasikan lebih lanjut bersama Kementerian Pertanian.
"Untuk sawah-sawah yang sudah menjadi daratan, itu perlu kita diskusikan dengan Kementerian Pertanian. Kalau lumpurnya tidak terlalu tebal, mungkin bisa kita bantu membersihkannya. Tetapi kalau sudah terlalu tebal, tentu perlu penanganan lebih lanjut," ujarnya.
Ia menambahkan, percepatan penanganan infrastruktur irigasi merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto agar masyarakat, khususnya petani terdampak bencana dapat segera bangkit dan kembali berproduksi.
"Memang sudah menjadi arahan Bapak Presiden bagaimana agar para petani yang kemarin terdampak bencana bisa secepatnya bangkit lagi," tegas Dody Hanggodo.
Sementara itu, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Sumatera I, Asyari menyampaikan bahwa infrastruktur ini menjadi sumber utama pengairan bagi ribuan petani yang menggantungkan mata pencahariannya pada sektor pertanian.
Pembangunan ini, lanjut dia, menjadi wujud sinergitas antara pemerintah pusat, provinsi serta Pemkab Bireuen dalam mempercepat penyelesaian pembangunan serta rehabilitasi infrastruktur irigasi yang menjadi kebutuhan utama masyarakat.
"Dengan beroperasinya kembali bendung Irigasi Pante Lhong secara optimal, kita harapkan produktivitas pertanian di Bireuen semakin meningkat, ketahanan pangan daerah semakin kuat, dan kesejahteraan para petani dapat terus meningkat," demikian Asyari.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First
















