Sunday 13-09-2026

Segel KPK Hilang di Ruang Djaka Budhi Utama, Jangan Hakimi Bea Cukai Tanpa Bukti

  • Created Sep 13 2026
  • / 11 Read

Segel KPK Hilang di Ruang Djaka Budhi Utama, Jangan Hakimi Bea Cukai Tanpa Bukti

Kasus dugaan hilangnya segel KPK di akses menuju ruang kerja Direktur Jenderal Bea dan Cukai tengah menjadi sorotan publik. Persoalan tersebut mencuat setelah jaksa KPK mengungkapkan dalam persidangan bahwa segel yang sebelumnya dipasang oleh tim penyidik sudah tidak ditemukan ketika petugas kembali ke lokasi. KPK menyatakan tidak pernah melepas segel tersebut.
Meski demikian, belum terdapat bukti terbuka yang menunjukkan bahwa segel itu dilepas oleh pegawai Bea Cukai. Sejauh ini belum diperlihatkan rekaman CCTV, catatan akses ruangan, ataupun keterangan saksi yang dapat memastikan identitas pembukanya. Karena itu, keterangan yang disampaikan jaksa belum dapat dijadikan dasar untuk menyimpulkan keterlibatan pihak tertentu.
Koordinator Bea Cukai Watch, Jimmy Endey, meminta KPK mengusut kejadian tersebut dengan memeriksa CCTV, catatan akses, petugas keamanan, serta orang-orang yang berada di sekitar lokasi.

“Gedung Bea Cukai bukan tempat tanpa pengawasan. Buka CCTV, periksa siapa yang punya akses, siapa yang masuk, dan siapa yang mengetahui pencopotan segel itu,” ujarnya. 

 Ia juga menegaskan pihaknya tidak menuding Dirjen Bea Cukai ataupun pejabat tertentu karena pelaku pencopotan segel belum diketahui.

“Kami tidak mengatakan Dirjen Bea Cukai yang mencopot segel. Jangan membuat tuduhan tanpa bukti. Tapi justru karena belum diketahui siapa pelakunya, KPK harus mengusutnya sampai terang,” tegasnya. 
Dalam proses hukum, dugaan harus dibuktikan menggunakan alat bukti yang dapat diuji di persidangan. Hilangnya segel tidak secara otomatis membuktikan siapa pelakunya ataupun menunjukkan bahwa pembukaan dilakukan untuk menghambat penyidikan. Jaksa perlu menguraikan waktu kejadian, pihak yang mempunyai akses, tindakan yang dilakukan, serta unsur kesengajaannya.
Oleh sebab itu, penyampaian perkara di persidangan harus tetap berhati-hati agar tidak membentuk prasangka terhadap institusi Bea Cukai sebelum fakta ditemukan. Jika KPK meyakini segel tersebut dibuka secara sepihak, langkah berikutnya adalah membuktikan siapa pelakunya secara transparan melalui rekaman pengawasan, keterangan saksi, dan bukti pendukung lainnya.
Pengusutan menyeluruh diperlukan bukan hanya untuk melindungi kewibawaan penyidikan, tetapi juga untuk mencegah pihak yang belum terbukti terlibat menjadi sasaran tuduhan. Publik berhak memperoleh jawaban berdasarkan bukti: siapa yang membuka segel, atas perintah siapa, dan apakah terdapat barang atau dokumen yang berubah setelah segel tersebut hilang.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First