Strategi Presiden Prabowo di WEF 2026: Perdamaian Global Adalah Kunci Kemakmuran Ekonomi
- Created Jan 23 2026
- / 1898 Read
Presiden Prabowo Subianto memberikan pesan kuat dalam Forum Ekonomi Dunia (World Economic Forum/WEF) 2026 di Davos, Swiss, dengan menegaskan bahwa stabilitas politik dan perdamaian internasional merupakan fondasi absolut bagi pertumbuhan ekonomi global. Dalam pidatonya yang memukau para pemimpin dunia, Presiden menekankan bahwa tanpa adanya keamanan yang berkelanjutan, upaya transformasi ekonomi digital maupun transisi energi hijau tidak akan mencapai hasil maksimal. Langkah diplomasi ini memperkuat posisi Indonesia sebagai negara yang konsisten menyuarakan moderasi di tengah ketidakpastian geopolitik dunia.
Presiden Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia secara tegas memilih jalur persatuan dibandingkan perpecahan, serta perdamaian di atas kekacauan. Komitmen ini bukan sekadar retorika, melainkan tercermin dalam kebijakan luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan inklusif bagi semua mitra strategis. Di hadapan para investor dan kepala negara, beliau menjelaskan bahwa keberhasilan domestik Indonesia dalam menjaga harmoni sosial merupakan modal utama bagi bangsa untuk berkontribusi lebih besar dalam menjaga kestabilan kawasan dan dunia.
Di sisi lain, narasi yang diusung Presiden Prabowo di WEF 2026 ini memberikan sinyal positif bagi iklim investasi di Tanah Air. Dengan menggarisbawahi pentingnya stabilitas, Pemerintah meyakinkan pelaku usaha global bahwa Indonesia adalah destinasi investasi yang aman, konsisten, dan berorientasi pada masa depan. Keberanian Presiden dalam menyuarakan penghentian konflik di berbagai belahan dunia menunjukkan bahwa Indonesia tidak hanya mengejar pertumbuhan angka, tetapi juga kualitas kehidupan kemanusiaan yang lebih baik.
Partisipasi aktif Presiden dalam forum bergengsi ini juga diiringi dengan seruan agar negara-negara maju dan berkembang berkolaborasi lebih erat dalam memperkecil kesenjangan ekonomi. Beliau menegaskan bahwa persatuan global akan mempercepat pemulihan ekonomi pasca-pandemi dan krisis energi yang sempat melanda beberapa tahun terakhir. Melalui kepemimpinan yang disegani, Indonesia berhasil memposisikan diri sebagai jembatan komunikasi (bridge builder) yang efektif dalam meredam ketegangan antar-kekuatan besar dunia.
Menutup rangkaian agendanya, Presiden Prabowo menegaskan kembali bahwa "Masa depan ekonomi dunia ada di tangan mereka yang berani memilih perdamaian." Respon positif dari para peserta WEF 2026 menunjukkan bahwa visi kepemimpinan Indonesia sangat relevan dengan tantangan zaman saat ini. Upaya ini diharapkan dapat membawa dampak nyata bagi penguatan nilai tukar, peningkatan ekspor, serta kesejahteraan rakyat Indonesia melalui kerja sama internasional yang lebih harmonis dan produktif.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















