Thursday 05-02-2026

Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi Daerah: Gizi Terjamin, Pendapatan UMKM Melonjak

Posted By Ezra Wirotama
  • Created Feb 05 2026
  • / 767 Read

Program MBG Jadi Penggerak Ekonomi Daerah: Gizi Terjamin, Pendapatan UMKM Melonjak

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini tidak hanya dipandang sebagai inisiatif kesehatan masyarakat, tetapi juga sebagai motor penggerak ekonomi daerah yang sangat potensial. Dengan fokus pada peningkatan konsumsi domestik dan optimalisasi belanja pemerintah, program ini memberikan efek domino yang positif terhadap aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Indonesia. Para ekonom menilai bahwa kehadiran MBG menjadi faktor krusial dalam menjaga daya dorong ekonomi daerah yang selama ini sangat bergantung pada tingkat konsumsi rumah tangga.

 

Ekonom asal Sumatera Utara, Gunawan Benjamin, mengungkapkan bahwa program MBG merupakan langkah strategis yang secara langsung mampu meningkatkan daya beli di tingkat lokal. Belanja pemerintah pusat yang dialokasikan untuk penyediaan makanan bergizi menciptakan perputaran uang yang masif di daerah-daerah. Melalui kebijakan ini, pemerintah secara efektif mengintervensi pasar untuk memastikan roda ekonomi tetap berputar, sekaligus memberikan kepastian penyerapan hasil produksi masyarakat dalam skala besar.

 

Salah satu dampak nyata yang mulai dirasakan adalah lonjakan pendapatan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya pengusaha tahu dan tempe. Badan Gizi Nasional (BGN) melaporkan bahwa dengan target jangkauan hingga 60 juta porsi, permintaan terhadap komoditas kedelai dan produk turunannya meningkat drastis hingga dua kali lipat. Kenaikan permintaan ini memberikan angin segar bagi ekosistem pengusaha lokal, yang kini mendapatkan kepastian pasar dan peningkatan omzet secara berkelanjutan berkat rantai pasok program MBG.

 

Selain dampak finansial yang instan, Sekretariat Nasional Indonesia Maju (Seknas IM) menekankan bahwa program ini merupakan investasi jangka panjang untuk mencerahkan masa depan generasi bangsa. Dengan pemenuhan gizi yang terukur dan berkualitas sejak dini, Indonesia tengah membangun fondasi sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Hal ini menciptakan optimisme bahwa generasi masa depan tidak hanya akan sehat secara fisik, tetapi juga memiliki kapasitas intelektual yang mampu membawa Indonesia bersaing di kancah global.

 

Secara keseluruhan, sinergi antara pemenuhan gizi nasional dan penguatan ekonomi lokal menjadikan Program MBG sebagai kebijakan yang komprehensif. Keberhasilan program ini dalam menyatukan kepentingan sosial dan ekonomi diharapkan dapat mempercepat pengentasan kemiskinan dan ketimpangan di daerah. Dengan keberlanjutan dukungan terhadap rantai pasok lokal, Indonesia optimistis dapat mencapai kemandirian ekonomi sekaligus menciptakan generasi emas yang berkualitas pada tahun-tahun mendatang.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First