Tuesday 03-02-2026

Fokus pada Kualitas, Pemerintah Selektif Angkat PPPK di Program Makan Bergizi Gratis

  • Created Jan 19 2026
  • / 7422 Read

Fokus pada Kualitas, Pemerintah Selektif Angkat PPPK di Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) secara resmi menetapkan kebijakan strategis terkait pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dalam mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa program prioritas nasional tersebut dikelola oleh tenaga profesional yang memiliki kompetensi spesifik. Dengan regulasi ini, pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan gizi yang terstandarisasi di seluruh wilayah Indonesia melalui manajemen SDM yang lebih tertata dan akuntabel.

 

Penetapan status PPPK ini dilakukan secara selektif dan tidak berlaku bagi seluruh personel atau relawan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Berdasarkan penegasan dari Badan Gizi Nasional, pengangkatan hanya difokuskan pada tiga jabatan inti yang dinilai sebagai pilar utama keberlanjutan program. Ketiga posisi tersebut adalah Kepala Satuan Pelayanan, Ahli Gizi untuk menjamin kualitas nutrisi, serta Akuntan untuk memastikan transparansi pengelolaan keuangan negara secara presisi.

 

Wakil Kepala BGN, Nanik S. Deyang, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk klarifikasi atas penafsiran Pasal 17 Peraturan Presiden Nomor 115. Ia menegaskan bahwa operasional harian tetap akan melibatkan berbagai elemen masyarakat, namun status PPPK dikhususkan bagi fungsi teknis dan administratif strategis. Hal ini bertujuan agar struktur organisasi di tingkat lapangan tetap ramping, efektif, dan tidak membebani birokrasi, namun tetap memiliki nakhoda yang ahli di bidangnya.

 

Melalui pendekatan ini, masyarakat diharapkan mendapatkan kepastian bahwa setiap asupan nutrisi yang didistribusikan telah melalui pengawasan ketat dari para profesional. Pengangkatan tenaga ahli sebagai ASN melalui skema PPPK menjadi jaminan bahwa Program Makan Bergizi Gratis bukan sekadar bantuan sosial biasa, melainkan sebuah investasi jangka panjang untuk kualitas sumber daya manusia Indonesia yang dikelola dengan standar integritas tinggi.

 

Langkah selektif ini pun mendapat apresiasi sebagai bentuk efisiensi tata kelola pemerintahan yang berorientasi pada hasil. Dengan menempatkan orang yang tepat pada posisi yang vital (right man on the right place), Program Makan Bergizi Gratis optimis dapat berjalan secara berkelanjutan. Pemerintah terus mengajak seluruh lapisan masyarakat dan relawan untuk tetap bersinergi dalam menyukseskan agenda besar ini demi mewujudkan generasi emas Indonesia yang sehat dan tangguh.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First