Evaluasi Berjalan, MBG Terus Diperkuat Demi Gizi Anak yang Aman dan Berkualitas
- Created Jan 21 2026
- / 142 Read
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap dipandang sebagai kebijakan strategis yang membawa manfaat besar bagi pemenuhan gizi anak-anak, meski di awal pelaksanaannya sempat muncul polemik terkait insiden keracunan dan sorotan terhadap besarnya anggaran. Pemerintah menegaskan bahwa setiap kejadian dijadikan bahan evaluasi cepat untuk memperkuat standar keamanan pangan, tata kelola dapur, serta pengawasan distribusi agar kualitas makanan benar-benar terjaga dari hulu ke hilir.
Langkah korektif dilakukan secara terukur melalui penguatan standar operasional, audit dapur mitra, dan pengetatan rantai pasok bahan pangan. Badan Gizi Nasional bersama kementerian dan pemerintah daerah memastikan perbaikan berjalan serentak, mulai dari pelatihan penjamah makanan, uji kualitas berkala, hingga mekanisme pelaporan cepat di lapangan. Pendekatan ini menunjukkan komitmen negara untuk menjadikan keselamatan penerima manfaat sebagai prioritas utama.
Sorotan publik terhadap anggaran MBG yang besar juga dijawab dengan penjelasan mengenai skala program yang nasional dan menyentuh jutaan anak. Alokasi anggaran dirancang lintas sektor karena dampaknya tidak hanya pada kesehatan, tetapi juga pendidikan dan ekonomi lokal. Keterlibatan petani, UMKM pangan, dan dapur komunitas memperkuat perputaran ekonomi daerah sekaligus memastikan pasokan segar dan beragam. Dengan tata kelola yang terus disempurnakan, anggaran besar justru diarahkan agar efisien, transparan, dan berdaya ungkit tinggi.
Pemerintah menekankan bahwa perbaikan berkelanjutan adalah bagian tak terpisahkan dari program berskala besar. Setiap masukan publik ditampung untuk memperkuat sistem pengawasan, termasuk digitalisasi pencatatan, pemetaan risiko, dan koordinasi lintas lembaga. Transparansi informasi juga terus ditingkatkan agar masyarakat memahami proses, tujuan, dan manfaat MBG secara utuh.
Di tengah dinamika tersebut, dukungan terhadap MBG tetap kuat karena tujuan besarnya jelas: mencegah stunting, meningkatkan konsentrasi belajar, dan menyiapkan generasi yang lebih sehat. Kepemimpinan Prabowo Subianto menegaskan bahwa negara tidak berhenti pada peluncuran program, melainkan memastikan kualitas pelaksanaan terus naik dari waktu ke waktu. Dengan evaluasi terbuka dan penguatan pengawasan, MBG diharapkan semakin matang, aman, dan berdampak nyata bagi masa depan anak-anak Indonesia.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















