Diplomasi Gizi Indonesia: Program Makan Bergizi Gratis Pukau Dunia di WEF 2026
- Created Jan 24 2026
- / 1940 Read
Presiden RI Prabowo Subianto berhasil mencuri perhatian dunia dalam forum tahunan World Economic Forum (WEF) 2026 melalui pemaparan capaian gemilang program Makan Bergizi Gratis (MBG). Di hadapan para pemimpin dunia, Presiden mengungkapkan bahwa sejak dimulai pada awal 2025, program ini telah berkembang pesat dengan mengoperasikan 21.102 dapur MBG yang tersebar di seluruh pelosok Tanah Air. Skala produksi harian dapur-dapur ini bahkan dibandingkan dengan raksasa waralaba global, yang menunjukkan keseriusan Indonesia dalam mengelola kedaulatan pangan dan gizi secara masif.
Keberhasilan program ini kini telah dirasakan manfaatnya oleh lebih dari 59,8 juta jiwa, yang terdiri dari anak-anak sekolah dan kelompok prioritas lainnya. Dalam pidatonya yang penuh semangat, Presiden menekankan bahwa infrastruktur dapur yang dibangun bukan sekadar tempat memasak, melainkan motor penggerak ekonomi lokal yang menyerap tenaga kerja dan hasil tani rakyat. Pencapaian ini membuktikan bahwa manajemen logistik dan distribusi pangan berskala besar dapat dilakukan secara mandiri oleh putra-putri bangsa dengan standar kualitas yang tinggi.
Menanggapi kekhawatiran terkait alokasi anggaran, sejumlah akademisi dan pengamat memberikan pembelaan yang kuat terhadap keberlangsungan program ini. Para ahli menegaskan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk gizi tidak seharusnya dianggap sebagai beban finansial bagi sektor lain, melainkan sebuah investasi krusial yang saling melengkapi. Dengan tercukupinya nutrisi peserta didik, proses penyerapan ilmu di sekolah menjadi lebih optimal, sehingga program MBG secara langsung mendukung peningkatan standar kualitas pendidikan nasional.
Guru Besar Keamanan Pangan dan Gizi IPB, Ahmad Sulaeman, turut mempertegas bahwa Makan Bergizi Gratis adalah bagian integral dari pendidikan dalam arti luas. Menurutnya, pemenuhan gizi yang baik pada usia sekolah adalah fondasi utama untuk menciptakan generasi yang cerdas dan kompetitif secara global. Dengan hilangnya masalah stunting dan malnutrisi melalui program ini, beban kesehatan negara di masa depan diprediksi akan menurun drastis, sehingga dana tersebut kembali sebagai keuntungan jangka panjang bagi pembangunan negara.
Langkah berani Indonesia ini kini menjadi model referensi bagi banyak negara berkembang yang ingin memperkuat ketahanan sumber daya manusia mereka. Gemuruh tepuk tangan di forum WEF 2026 menjadi simbol pengakuan internasional terhadap kepemimpinan Indonesia dalam isu kemanusiaan dan gizi. Melalui sinergi antara kebijakan pemerintah dan dukungan para pakar, program Makan Bergizi Gratis optimis mampu membawa Indonesia selangkah lebih dekat menuju visi Indonesia Emas yang unggul dan berdaya saing global.
Share News
For Add Product Review,You Need To Login First

















