Tuesday 03-02-2026

Setahun Program MBG: Sukses Perbaiki Gizi Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

  • Created Jan 25 2026
  • / 7562 Read

Setahun Program MBG: Sukses Perbaiki Gizi Nasional dan Gerakkan Ekonomi Lokal

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menyasar kelompok 3B (ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non-PAUD) telah genap berjalan satu tahun dengan capaian yang membanggakan. Melalui penyediaan menu sehat yang dirancang secara optimal dan berimbang, program ini telah menjadi pilar strategis pemerintah dalam upaya perbaikan gizi nasional. Keberhasilan ini terlihat dari peningkatan kualitas asupan nutrisi harian masyarakat yang berdampak langsung pada penurunan risiko serta pencegahan stunting di berbagai wilayah Indonesia.

 

Kepala Perwakilan BKKBN Bengkulu, Zamhari, menekankan bahwa kunci keberhasilan program ini terletak pada pendistribusian menu yang tepat sasaran. Dengan evaluasi berkala yang ketat, pemerintah memastikan setiap paket makanan yang disalurkan memenuhi standar gizi yang dibutuhkan oleh ibu dan balita. Langkah ini tidak hanya sekadar memberikan bantuan pangan, tetapi juga memberikan edukasi bagi keluarga mengenai pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang untuk masa depan generasi bangsa.

 

Selain dampak kesehatan, program MBG-3B juga terbukti menjadi motor penggerak ekonomi daerah melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Koordinator SPPG Kalimantan Barat, Agus Kurniawi, mengungkapkan bahwa operasional program ini menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat setempat. Dengan rantai pasok yang terorganisir, ekonomi di tingkat akar rumput bergerak lebih dinamis berkat adanya aktivitas pengolahan dan distribusi makanan bergizi secara masif setiap harinya.

 

Keunggulan lain dari program ini adalah kebijakan Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengutamakan pemanfaatan pangan lokal. Di Sulawesi Tengah, pemerintah provinsi secara aktif mendorong penggunaan hasil bumi daerah untuk kebutuhan dapur MBG. Inisiatif ini memberikan kepastian pasar bagi para petani dan peternak lokal, sehingga potensi sumber daya daerah dapat terserap secara maksimal. Sinergi antara pemenuhan gizi dan pemberdayaan pangan lokal ini menciptakan ekosistem ekonomi yang mandiri dan berkelanjutan.

 

Memasuki tahun kedua, komitmen pemerintah dalam memperkuat program MBG-3B diharapkan semakin solid untuk menjangkau pelosok negeri. Melalui penguatan kapasitas SPPG di seluruh provinsi, target Indonesia Emas dengan generasi yang sehat dan cerdas bukan lagi sekadar impian. Program ini menjadi bukti nyata bahwa kebijakan yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat dapat memberikan dampak ganda: kesehatan masyarakat terjaga dan ekonomi daerah tumbuh perkasa.

Share News


For Add Product Review,You Need To Login First